Rabu, 10 Oktober 2012

Tugas 1

1.      Definisi Individu, Keluarga, Masyarakat.
 
  • Individu
Individu berasal dari kata latin, “individum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, menurut Dr. A. Lysen.

Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.


  • ·         Keluarga
-          Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pada hasrat atau nafsu berkuasa.
-          Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lembaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik , ekonomi dan keluarga.
-          Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya.

  • ·         Mayarakat
Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Istilah inggrisnya adalah society , sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi, kata Arab masyarakat berarti saling bergaul yang istilah ilmiahnya berinteraksi.

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.

2.      Keluarga Ideal

Keluarga ideal adalah keluarga yang terdiri dari dua orang tua yaitu ayah dan ibu dan juga anak. Dan keluarga ideal itu adalah keluarga harmonis yang saling menjaga dan saling melengkapi.

3.      Hubungan permasalahan dalam keluarga di masyarakat

Permasalahan dalam keluarga dapat membuat dampak negativ dalam hubungan bermasyarakat. Keluarga yang mempunyai masalah cenderung tidak ingin bersosialisasi dengan masyarakat di sekitarnya karena merasa malu dan takut dikucilkan.

4.      Permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam keluarga (contoh kasus)

Ketika orang tua terlalu sibuk bekerja, anak menjadi tidak terkontrol oleh orang tua nya karena kurang mendapatkan perhatian. Kebanyakan dari mereka terjerumus pada perilaku-perilaku yang tidak baik, seperti menjadi pecandu narkoba, melakukan seks bebas, tawuran, dan lain-lain.


http://keripiku.blogspot.com/2010/11/pengertian-individu-keluarga-dan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar